Showing posts with label Tinta Nukilan Hati. Show all posts
Showing posts with label Tinta Nukilan Hati. Show all posts

Tuesday, May 22, 2007

Nukilan Hati : Antara Pena & Tinta

Membiarkan pena menari sendirian
Tanpa kawalan kuasa tangan
Membiarkan tangan mengikut lengguk pena
Tanpa memikir apa yang bakal terlukis
Indahkan natijah tinta itu
Akan jelekkah lakaran tinta itu
Atau akan beri ertikah lakaran itu

Hanya satu warna yang tercalit
Hanya garisan yang dicarik bertindih
Hanya memenuhkan kertas yang putih
Dengan cairan tinta tanpa erti
Hanya mengikut citra rasa pena
Hanya sendiri tanpa bersandar pada kuasa tangan dan minda

Kemanakah hilang ertinya
Kemanakah hilang sandaran akalnya
Kemanakah hilang panduan nuraninya
Kemanakah hilang sasarannya

Apakah nilai cakaran abstrak
Sedangkan yang melakar sendiri tidak mengerti
Apa yang terlakar oleh tangan yang memegang pena
Pena yang bertingkah mengalir tinta

Apakah ada nilainya
Atau akhir nanti
Lakaran pada kertas putih nan suci itu
Terbuang dibakul sampah sahaja

Anadai pena itu insan
Andai cairan tinta itu laluan kehidupan
Andai kertas itu dunia

Nukilan Hati,
Az-zirah
10 Mei 2007




Tuesday, April 24, 2007

24 @ 24 April 2007



Hari ini dalam sejarah kehidupanku.
Hari ini ia datang, esokku tinggalkan.
Tanggal 24 APRIL 2007 menjadi saksi usiaku menginjak angka 24 tahun kehidupan dunia,
mengatur langkah di dunia fana' ini mendamba kasih dan rahmat lllahi.
Titik pertemuan dua angka yang sama, punya makna berbeza,
yang satu hadirnya saban bergantinya purnama indah,
yang satu lagi, hadirnya hanya sekali seumur hidupku.
Sengaja aku rakamkan detik pertemuan dua angka 24
yang punya makna tersendiri dalam kehidupanku ini.
membiarkan aku merenung diri, mengingati kebesaran Penciptaku yang punya rencana tersendiri, menetapkan kelahiranku pada 24 APRIL, 24 tahun yang lalu.
Jarang-jarang aku teruja dengan kehadiran 24 APRIL dalam kalender kehidupanku pada tahun-tahun yang berlalu.
Namun pada tahun ini, detik ini tetap ku nanti kerana hadirnya hanya sekali.
Seolah menunggu gerhana matahari penuh nan indah,
dan kehadirannya dirakamkan agar menjadi ingatan abadi.
Pada titik inilah aku perlu mengatur langkah refleksi diri mengufuk kemuara hakiki,
agar tanggal 24 APRIL yang mengajak usiaku menjengah 24 tahun ini tidak berlalu tanpa
meninggalkan sebarang makna.
Ada orang kata usia hanya nombor, usia menandakan kita semakin tua,
Namun bagiku pertambahan usia bermakna,
Pencipta manusia dan Pengatur usia masih memberikan aku masa dan ruang untuk meneruskan usahaku memperbaik diri, punya idealisme, intelektualisme jua aktivisme
memperbanyak amalan, berdoa bergantung harap pada Nya,
mengembara mendamba ilmu, menabur jasa menyemai budi,
moga-moga amanahku sebagai khalifah di pentas bumi ini dapat dilaksana,
memakmurkan alam dan menyampaikan kalimah Pencipta walau satu ayat yang aku tahu.
Menginjak angka 24 pada tahun ini, apakah mungkin aku diberi kesempatan untuk menyampai salam pada 24 APRIL pada tahun-tahun akan datang.
Hanya Dia yang tahu, dan ketentuan kehidupanku ini aku serahkan di Tangan Nya,
biar Dialah yang menentukan segalanya,
aku hanya berusaha dan berdoa.
aku hanya hambaNya yang kerdil yang terintai-intai dan mengharap akan
perhatian Nya, kasih sayang Nya dan keredaan Nya.
Moga-moga pada usia yang bertambah ini
sentiasa terlindung di bawah lembayung rahmat Nya,
diampuni dosa-dosa, diberkati perjalanan usia...
Semoga pada usia yang bertambah ini aku dibekalkan dengan Nur iman dan Taqwa pada Nya yang tidak kunjung malap,
semoga aku dipertemukan dengan jalan yang sebenarnya benar dan tetap dilajan itu menuju kebahagiaan abadi.
moga aku kian matang dan dewasa menempuh permainan dunia,
kian tebal tabah dan sabar menungkah badai gelora dunia yang menyesakkan,
Semoga Pengatur perjalanan insan Yang Maha Mengetahui meredai dan membekali aku
dengan kekuatan, kemudahan, panduan dan pimpinan,
dalam setiap langkah yang diatur,
dalam setiap keputusan yang dipilih,
dalam setiap bicara yang dilafaz,
dalam setiap idea yang dilontar,
dalam setiap bisikan dihati dan diminda....
_________________________________________________
kepada diriku, aku hadiahkan pengisian jiwa dari HAMKA
yang telah pergi menyahut panggilan Pencipta pada 24 JULAI 1981,
yang telah lama tersimpan agar hari ini aku hazamkan falsafah dan maksud tersiratnya
"kalau melihat rumah yang indah, keindahan itulah yang mencengangkannya, bukan kepintaran yang mengatur petanya.
kalau dibacanya hikayat yang bagus, bukan filiran pengarang yang diselaminya, tetapi dia menggeleng-geleng membaca susun katanya,
kalau dia tertarik dengan rupa perempuan cantik, kepada nafsu syaitanlah terhadap fikirannya, bukan kepada kekuasaan Tuhan yang menciptakannya"
-HAMKA-
"Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck"

Saturday, February 24, 2007

Kata-kata hati..

I know there's something in the wake of your smile
I get a notion from the look in your eyes...
You've built a love but that love falls apart
Your little piece of heaven turns to dark

Listen to your heart when he's calling for you
Listen to your heart
There's nothing else you can do
I don't know where you're going, and I don't know why
But listen to your heart
Before you tell him goodbye

Sometimes you wonder if this fight is worth while
The precious moments are all lost in the tide...
They're swept away and nothing is what it seems
The feeling of belonging to your dreams (to your dreams)

Listen to your heart when he's calling for you
Listen to your heart
There's nothing else you can do
I don't know where you're going, and I don't know why
But listen to your heart
Before you tell him goodbye

And there are voices, that want to be heard
So much to mention but you can't find the words
The scent of magic, the beauty that’s been
When love was wilder than the wind

Listen to your heart when he's calling for you
Listen to your heart
There’s nothing else you can do
I don't know where you're going, and i don’t know why
But listen to your heart before
you tell him goodbye

Listen to your heart
I don’t know where your going and i don’t know why
But listen to your heart
Before you tell him goodbye
Listen To Your Heart- D.H.T




minta hati mendengar kata iman atau iman mendengar kata hati?
Hati tidak mampu dibohongi tapi hati itu mampu dipimpini..

kalau ikut hati janjinya mati
kalau ikut nafsu janjinya lesu
kalau ikut kata janjinya binasa
kalau ikut iman janjinya aman

kalau iman jadi taruhan
janji dihati tersimpul mati
kalau iman jadi pegangan
janji dihati jadi sempadan

pandangan hati jadi hakiki
bila hati disemai iman
iman itu perisai jiwa
jiwa tenteram mendamba kasih
kasih didamba kasih Illahi
kasih Illahi kasih Abadi
memberi sinar hati yang malap
menujah sinar seluruh maya
kata ini biar diingat
biar diingat hingga kemati...

Bicara hati,
az-zirah
24 February 2007

Wednesday, January 10, 2007

Nukilan Hati : Aku Ingin Pulang

Aku terkesima seketika
dalam perjalanan yang panjang dan melelahkan
Mencari identity ynag tiba-tiba hilang dalam ramai
Luarnya tersenyum indah menggamit rasa
Namun didalam menangis mencari arah

Dimanakah Jalan keluarku
Keluarkan aku dari badai gelombang ini
Aku tahu aku tak sepatut terdampar disini
Aku tahu aku tidak patut berlari-lari disini
Namun aku tidak tahu jalan tujuannku
Dimanakah ia Jalan keluar untukku

Di manakah aku?
Tempat ini kosong
Tempat ini gelap
Tempat ini tiada makna
Tempat ini tidak mendamaikan jiwa
Walau tempat ini ramai penghuni
Namun tiada yang melihat
Aku sunyi
Aku takut
Aku bagai layang yang putus talinya di Sini

Aku ingin keluar dari dunia ini
Aku hilang seketika dari dunia sebenarku
Aku tercampak disini
Aku bersendirian
Aku ingin pulang

Tuhan pimpini aku
Tuhan kembalikan aku ke asalku
Yang penuh kedamaian
Yang penuh pengertian
Yang mengikut arus fitrahmu

Tuhan aku ingin kembali pada Mu
Tuhan selamatkan aku
Aku tahu aku tidak seharusnya di sini
Aku sesat seketika dalam hiruk pikuk fana'
Aku tersesat seketika tika aku terleka
Aku ingin pulang

Tuhan pimpinilah aku untuk pulang…
Pulang berada dalam dakapan Mu..

Nukilan Hati,
Az-zirah
6 April 2007: 16.30



Berkorban Demi Cinta-Hijjaz